Minggu, 05 April 2015

Cara Mixing Colour Untuk Cat Mobil

Mixing Colour.

Oke, sahabat Toko Cat Mobil 5 yang setia.
Saat ini kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai tahapan proses pembuatan warna untuk cat mobil.

Sebelum kita melangkah lebih jauh, ada baiknya kita belajar mengenai warna itu sendiri dulu.

Lingkaran / Gradasi Warna

Warna Primer / Primary

Lingkaran warna merupakan pengembangan dari konsep 3 warna pigmen, yaitu merah, kuning, dan biru.
Tiga pigment warna tersebut merupakan komposisi dari segitiga yang disebut sebagai warna primer / primary. Lihat gambar :
Gradasi Warna / Lingkaran Warna
Ketiga Warna Primer ini tidak dapat di hasilkan dari kombinasi warna lain !!

Bila pigment warna tersebut di campur maka akan menghasilkan warna baru.
Pengembangan warna baru dalam lingkaran warna biasanya terdiri dari 12 warna ( merah, merah jingga, kuning, kuning-hijau, hijau, biru hijau, biru , biru ungu, ungu, merah ungu/pink. )

catatan : Hitam dan putih tidak termasuk dalam lingkaran warna pigment. walaupun tidak bisa dibuat dari warna lain bukan merupakan warna, karena tidak merubah warna awalnya, ahanya sebagai pemberi arah warna gelap / tua dan terang / muda.

Warna Sekunder / Secondary :

Warna sekunder merupakan campuran dari dua warna primer dengan perbandingan ukuran yang sama atau 1 : 1.
  • Campuran warna merah dan kuning akan menghasilkan warna jingga / orange
  • Campuran warna biru dan kuning akan menghasilkan warna hijau
  • Campuran warna merah dan biru akan menghasilkan warna ungu.
Lihat gambar diatas pada keterangan secondary dengan bentuk warna yang dalam bentuk kotak. 
Pada lingkaran warna, warna sekunder ini terletak di tengah antara warna - warna primer.

Warna Tersier / Tertiary:

Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari campuran warna sekunder dan warna primer dengan perbandingan yang sama.
  • Warna kuning hijau ( lime green ) dihasilkan dari campuran warna kuning dan hijau
  • Warna Biru Ungu / indigo dihasilkan dari campuran warna biru dan ungu
  • Warna biru hijau / Turquise dihasilkan dari campuran warna hijau dan biru
  • kuning orange dihasilkan dari campuran kuning dan oranye
  • merah orange di hasilkan dari warna merah dan orange
  • merah ungu dihasilkan oleh warna merah dan ungu.

MIXING COLOUR.

 Mixing Colour adalah proses pembuatan cat dengan melakukan analisa komposisi warna dan partikel cat untuk memperoleh formulasi warna yang di inginkan.




 Ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam proses Campur Warna.
1. Tinter, adalah orang yang melakukan pekerjaan mixing colour.
Kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang tinter adalah :
  1. Tidak buta warna
  2. Mempunyai bakat
  3. Teliti dan rapi
  4. Memiliki imajinasi warna
  5. Kreatif
  6. Punya motivasi tinggi
  7. Bertanggung jawab
2. Tinting Colour, adalah warna - warna atau bahan cat yang digunakan untuk mencari komposisi warna yang di inginkan.
3. Komposisi Warna dan Partikel.
4. Arah Warna, menunjukkan arah warna dari bahan tinting yang dipakai.

Cara Melihat Warna.

  1. Face Colour / Warna Permukaan.

    adalah cara melihat warna dari sudut 90 derajat dari permukaan media tersebut seperti face to face.

    2. Flip - Flop ( Side Tone )
 adalah cara melihat warna dari sudut 20 derajat sampai 60 derajat dari permukaan media tersebut / miring / samping.

Pengenalan Bahan Tinting

Bahan Tinting atau sering di sebut Biang Cat terdiri darai beberapa macam, yaitu:
 1. Autobase, bahan tinting yang memiliki karakter warna solid dan tidak tercampur partikel tertentu antara lain :
  1. Red
  2. Yellow
  3. Blue
2. Partikel, ada dua macam partikel yang perlu diperhatikan dalam pencampuran warna yaitu:

1.Partikel Silver, bahan tinting dimana partikelnya berbentuk serpihan aluminium.
beberapa jenis partikel silver yaitu:
A.Jenis Silver Standart, adalah silver yang corak luar dan dalam sama. Jenis silver standart sebagai berikut :
B. Silver Bright / Brilliant, yaitu silver dengan corak dalamnya bening sedangkan luarnya cenderung gelap.
Silver Bright / Brilliant dibagi dua, yaitu :
2.Partikel Pearl / Mutiara
adalah bahan tinting dimana partikelnya berbentuk mutiara. Ada beberapa macam pearl, antara lain ;

Pengetahuan dasar - dasar warna.

Untuk menjadi seorang tinter yang mahir, haruslah membekali diri dengan pengetahuan dasar tentang warna.
Tinter harus memiliki kemampuan yang cukup untuk mengenal sifat atau karakteristik, dan jenis - jenis warna.
Kemampuan dasar tersebut sangat diperlukan untuk menganalisa dan menentukan komposisi warna yang akan dibuat dan menemukan formulanya.

Beberapa hal yang berhubungan dengan warna, antara lain :


  • Partner Colours, adalah warna- warna yang berdekatan dalam lingkaran warna atau Chromatic colour yang apabila dicampur akan menghasilkan warna yang bersih.

Warna Yang Berdekatan

  • Opposing Colours, adalah warna - warna yang saling berlawanan dalam lingkaran warna yang apabila di campur akan menghasilkan warna yang kotor / grayed off colour dan akan menyebabkan warna metamerism ( suatu warna yang kelihatan berbeda jika dilihat dalam sudut pandang dan sinar yang berbeda, yang di sebabkan jenis pigment yang dipakai berbeda.)
Contoh Warna Yang Saling Berseberangan

Catatan : Opposing colour ini masing masing bisa di lihat pada gambar lingkaran warna diatas, apabila anda perhatikan tarik garis lurus maka akan ketemu warna yang paling bersebrangan tersebut
Apabila dalam pencampuran warna terjadi kelebihan / kebanyakan salah satu warna yang dominan bisa anda gunakan opposing colour ini untuk menetralkanya. contoh apabila anda kebanyakan campuran warna kuning anda bisa gunakan warna violet atau pink, kalau warna orange bisa anda netralkan dengan warna biru dan sejenisnya.

  • Cast / Arah Warna
menunjukkan arah warna dari tinting base, pada dasarnya setiap warna memiliki dua arah warna, contoh :
Arah Suatu Warna Pada Warna Dasar

Tahapan - Tahapan Pembuatan Warna dalam Mixing Colour

  1. Periksa kesesuaian warna panel dengan warna bidang yang akan di cat.
  2. Bila warna dari panel dan bidang yang akan di cat sama, bersihkan panel dari kotoran yang menempel untuk dapat di analisa komposisi partikel dan warnanya.
  3. Analisa warna panel apakah warna metalic atau solid?Jika warna solid, analisa warna apa saja yang dominanJika warna panel adalah metallic, analisa partikel metallic apa yang mesti dipakai, baru kemudian tentukan warna apa yang dominan.
  4. Dalam proses awal lebih baik, gunakan 4 Tinting base saja dahulu untuk mempermudah dalam mengkoreksi warna.
  5. Bila akan dibuat formula, lebih baik timbang dalam ukuran kecil lebih dahulu. Analisa kesesuaian warna yang dibuat dan lihat arah warnanya.
  6. Tambahkan bahan Tinting / biang pelengkap sedikit demi sedikit sampai warna mendekati warna yang di inginkan.
  7. Jika warna sudah sesuai, cek ulang formulanya dan hasil aplikasi pada panel.
  8. Hasil oplos warna yang telah selesai sebaiknya diperiksa dahulu oleh tukang cat sebelum di aplikasi.
  9. Formula warna yang telah selesai dapat di simpan dalam colour index anda.

Hal yang penting yang harus di perhatikan:

  1. Tinting Base yang Low Strength, Transparant, Hanya sedikit digunakan dalam sebuah warna, misalnya dalam pembuatan warna muda. 
  2. Pemakaian tinting pearl / mutiara harus di campur dengan bahan lain karana daya tutup dari pearl sangat rendah. Apabila tetap diaplikasikan tanpa bahan lain, bidang harus di beri cat dasar lebih dahulu dan proses pengaplikasian warna mutiara dimungkinkan lebih dari 4 lapis untuk mendapatkan warna yang optimal
  3. Bila terjadi perbedaan warna pada saat mencari arah warna dan pencahayaan, dapat diatasi dengan bantuan aplikasi spray dan di sarankan tetap mengandalkan cahaya matahari luar ruangan untuk mendapatkan hasil yang optimal. 

Permasalahan dalam Mixing Colour

Beberapa permasalahan mendasar yang sering di hadapi dalam proses mixing colour yaitu:
  1. Kurang cepat dan tepatnya tinter dalam menganalisa komposisi warna
  2. Terjadi penyimpangan warna
  3. Pembuatan warna yang komplex memakan waktu yang relatif lama.

Faktor yang membuat terjadinya kesalahan dalam mixing colour :

  1. Tinter kurang pandai menganalisa warna, kurang pengalaman, malas belajar, dan tidak punya motivasi.
  2. Akurasi komposisi kurang baik
  3. Salah penggunaan bahan
  4. Bahan tinting yang sudah rusak
  5. Salah formula
  6. Salah aplikasi
  7. Alat spray yang kurang baik
Demikian sekilas tentang campur warna, apa bila mengalami kendala atau kesulitan bisa tulis saja uneg - uneg di kolom komentar. Terima Kasih. Salam.

    Cat & Warna

    Cat dan Warna

    Cat dapat diartikan sebagai campuran bahan cair yang diproses secara kimia dengan komposisi utama yaitu, Pelarut, Binder, Extender, Pigment, dan Aditif. Jika diaplikasikan pada permukaan solid / bidang tertentu, cat akan mengering dan membentuk lapisan kulit berwarna bersifat menyatu dengan benda tersebut. Fungsi dari cat itu sendiri adalah melindungi bidang yang di cat & memberikan unsur keindahan atau estetika.

    Fungsi Cat

    Secara umum ada dua fungsi utama cat :
    • Fungsi Protektif

    Cat merupakan bahan yang berfungsi melindungi permukaan dari pengaruh cuaca, karat, dan korosi.

    • Fungsi Dekoratif

      Fungsi ini timbul pada saat kita melakukan kombinasi warna dari cat. Kombinasi warna akan sangat menentukan keindahan dan keserasian hasil dari cat.

       Komponen Cat

      Sesuai dengan fungsinya komponen cat dapat di golongkan dalam 5 kelompok, yaitu :

      1. Binder ( Bahan Pengikat )
      Bahan yang berbentuk cair yang berfungsi membawa bahan - bahan lain yang berbentuk padat melekat pada bidang yang di cat

      2. Pigment ( Bahan Pewarna )
      Bahan - bahan padat yang memiliki warna tertentu serta memiliki sifat tidak tembus cahaya. Fungsi untuk cat memberikan warna tertentu, dan menahan penyusupan warna dari luar maupun dari dalam bahan yang di cat.
      Sifat - sifat yang harus dimiliki pigment adalah :
      1. Tidak tembus cahaya untuk menjamin daya tutup
      2. Inert, untuk menjadi stabilitas dan membuat umur lapisan lebih panjang
      3. Mempunyai kemampuan untuk bercampur dengan senyawa membentuk lapisan penutup.

      3. Extender ( Bahan Pengisi )
      Bahan padat berwarna putih, bersifat relatif transparan dalam media minyak dan tidak dapat larut.

      3. Solvent & Thinner ( Bahan Pelarut / Pengencer )
      Bahan cair yang mudah menguap, fungsinya untuk melarutkan bahan pengikat dan beberapa bahan pembantu agar dapat di campur satu dengan lainya.

      4. Aditif ( Bahan Tambahan )
      Bahan yang berfungsi memberikan sifat - sifat khusus yang di inginkan dari cat.
       

    Senin, 16 Maret 2015

    Aplikasi Android Toko Cat Mobil 5

    Belajar Pengecatan Mobil
    Aplikasi Toko5 Di Android

    Pembaca yang budiman apabila anda berkenan meginstall aplikasi web ini untuk android bisa anda download lewat link ini. terima kasih Langsung aja klik download . Terima Kasih.

    Jumat, 01 Agustus 2014

    Cara Baru Pengecatan Mobil Doff / Mate Paling Mudah & Awet

    Tehnik Sederhana Pengecatan Motif Doff / Teflon 

    1. Aplikasikan cat seperti biasa tanpa di campur obat doff.
    2. Gunakan clear coat Penta LUX UNOCLEAR PU DOFF , aplikasikan menggunakan thinner PU.
    tehnik ini sudah di uji coba menggunakan thinner special dan PU dan kebanyakan konsumen merasa puas menggunakan produk ini, mereka mendapatkan doff yang halus dan indah..
    Selain itu cat doff anda akan awet karena terlindungi oleh anti gores / clear doff tersebut.
    NB: jangan menggunakan thinner A biasa pada produk ini.